Referensi pihak ketiga

Publik sepak bola Indonesia baru-baru tengah dihebohkan dengan penangkapan sejumlah pengurus PSSI, oleh Satgas Polri Antimafia Bola terkait dugaan pengaturan skor sepakbola tanah air.

Terbukti dalam kasus tersebut, sedikitnya empat orang telah diamankan yakni Priyanto alias Mbah Pri mantan anggota Komisi Wasit, Anik Yuni alias Tika, Johar Lin Eng anggota Exco PSSI dan Dwi Riyanto alias Mbah Putih anggota Komdis PSSI.

Referensi pihak ketiga

Dikutip dari Bola.com.Minggu(30/12/2018) Tau hal tersebut blak blakan pihak Persib, melalui Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S. Taryono, mengungkapkan bahwa manajemen akan memagari pemainnya agar tidak terlibat dalam pengaturan skor.

Selain itu, Kuswara S. Taryono juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan memberikan sanksi apabila ada pemain Persib yang terlibat dengan pengaturan skor.

"Ada sanksi (jika melanggar). Yang jelas, pemain tugasnya bermain dengan baik," ujar Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S Taryono, pada media.

Akan tetapi Kuswara tidak merinci lebih jauh soal sanksi jika pemainnya terlibat pengaturan skor. Namun yang pasti, semua hak dan kewajiban, termasuk sanksi, sudah disepakati dan tercantum dalam kontrak.

"Saya kira begini, pemain itu semua sudah terikat kontrak. Ada yang menyangkut hak dan kewajiban, tata tertib, dan intinya bermain sesuai ketentuan dan koridor dalam kontrak," kata Kuswara.

Lantas bagaimana tanggapan sobat ucer dengan komentar Kuswara diatas? Setujukah sobat ucer dengan komentar Kuswara diatas? Mari berikan pendapat dan komentar kalian.


This article is non-journalistic content copyrighted by the We-Media author and do not reflect the views of UC News