Referensi pihak ketiga

Anggota Komite Eksekutiv (EXCO) PSSI, Johar Lin Eng. Mantan anggota Komisi Wasit PSSI, Priyanto dan wasit futsal, Anik Yuni Artika Sari resmi di tahan oleh Polda Metro Jaya. Sementara itu, anggota Komisi Disiplin (KOMDIS) PSSI, Dwi Irianto masih dilakukan pemeriksaan secara intensiv.

Johar, Priyanto, dan Anik di duga terlibat dalam kasus pengaturan skor di Liga 2 dan Liga 3 Indonesia di jawa tengah. Mereka di ringkus oleh kepolisian Polda Metro Jaya pada kamis, (27/12/2018).

"Sudah, sudah di lakukan penahanan." kata ketua tim media Satgas Anti Mafia Bola, Kombes Argo Yuwono. Jumat, (28/12/2018).

Sementara itu, untuk tersangka dwi irianto (mbah putih) masih di lakukan pepmeriksaan dan keputusan untuk penahanan akan di pastikan pada 29/12/2018.

"Untuk tersangka berinisial DI kan baru saja di tangkap. Ya mungkin nanti setelah 24 jam surat penahanan baru saya bisa terbitkan." ujarnya.

Argo mengatakan, untuk sementara ini tim Anti Mafia Bola masih menetapkan empat tersangka dalam kasus pengaturan skor di Liga 2 dan Liga 3. Dan kemungkinan masih ada banyak lagiyang terlibat dalam kasus ini.

"Sementara ini, tapi yang terpenting semua yang melihat, mengetahui dan mendengar apalagi yang menerima suap, akan kami periksa." ungkapnya.

Keempat tersangka itu dijerat hukuman dengan dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan dan/atau tindak pidana suap dan/atau tindak pidana pencucian uang sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 KUHP dan/atau 372 KUHP dan/atau UU No 11 Tahun 1980 tentang tindak pidana suap dan/atau pasal 3,4,5 UU Nomer 8 Tahun 2010 tentang TPPU.

Semoga dengan adanya tim Satgas Anti Mafia Bola ini, pentas olahraga di Indonesia semakin baik dan lurus. Tak terkecuali para pemimpin dan olahragawan yang dimana semua ikut andil dalam pemberantasan "Tikus-tikus" ini.

Sumber : detik.com

#Jangan lupa untuk tekan tombol IKUTI, untuk update berita terbaru. Thankz#

This article is non-journalistic content copyrighted by the We-Media author and do not reflect the views of UC News