Foto: viva.co.id

Aqillo - Pergerakan perlawanan Organisasi Papua Merdeka (OPM) tidak hanya dilakukan di dalam negeri tetapi juga hingga ke dunia Internasional. Perwakilan OPM di luar negeri aktif melakukan berbagai protes terhadap Indonesia yang dilakukan baik di Eropa maupun Australia.

Sudah menjadi rahasia umum jika upaya Papua Barat untuk lepas dari NKRI di dukung penuh oleh Vanuatu. Negara di Pasifik tersebut telah menancapkan pengaruhnya terhadap para separatis Papua.

Foto: tempo.co

Dukungan Vanuatu terhadap separatis dapat terlihat dari dibolehkannya upacara HUT OPM setiap 1 Desember dengan mengibarkan bendera bintang kejora di wilayah kedaulatan mereka. Jelas upaya yang dilakukan Vanuatu kali ini tidak menghormati hubungan diplomatik dengan Indonesia.

Sedangkan pada bulan Agustus kemarin, Vanuatu telah mengirim perwakilan mereka untuk OPM yakni Lora Lini. Ia sendiri merupakan putri pendiri negara Vanuatu. Tugas Lora Lini sederhana dengan menyuarakan kemerdekaan Papua Barat di forum Internasional.

Foto: suara.com

Sebenarnya konflik Indonesia dan Vanuatu memang kerap terjadi di PBB. Pasalnya Pemerintah menganggap Vanuatu telah berani ikut campur urusan dalam negeri negara lain, sedangkan Vanuatu menggap Indonesia tidak menghargai keinginan rakyat Papua untuk melepaskan diri.

Sejauh ini PBB kurang bertindak tegas terhadap Vanuatu yang jelas-jelas melanggar hukum Internasional. Kasus pembantaian yang dilakukan OPM baru-baru ini akan semakin menyudutkan OPM di dunia Internasional, akankah PBB turun tangan? (*)


Sumber Bacaan:

Di Vanuatu, Bendera Organisasi Separatis Papua Barat Berkibar, Kamis (6/12/2018) tempo.co

This article is non-journalistic content copyrighted by the We-Media author and do not reflect the views of UC News