1. Ole Disebut Telah Menyingkirkan Pemain Tak Berguna Adalah Omong Kosong

Referensi pihak ketiga

Akun Twitter Michael Tunsell menyebut bahwa Manchester United telah dibuat percaya oleh Ole Gunnar Solskjaer yang mengklaim jika dirinya telah menyingkirkan pemain yang tak berguna untuk klub.

Musim panas lalu Ole melakukan bersih-bersih dengan menyingkirkan sembilan pemainnya.

Diantara kesembilan pemain tersebut ada pemain yang sebenarnya masih bisa berguna untuk klub, seperti Romelu Lukaku dan Ander Herrera.

Tapi harus diakui juga ada pemain yang memang pantas untuk disingkirkan, seperti Alexis Sanchez.

Yang membuat bingung adalah alasan dibalik Ole yang justru malah mempertahankan, bahkan memberi kontrak baru kepada pemain ampas, semisal Phil Jones, Andreas Pereira dan Ashley Young.

Melepas Lukaku dan meminjamkan Chris Smalling dianggap sebagai suatu kekeliruan besar.

Pasalnya, Lukaku adalah satu-satunya striker murni yang dimiliki Manchester United.

Andai memang harus dijual, seharusnya Ole mencari penggantinya yang sepadan.

Begitu juga dengan Chris Smalling yang tercatat sebagai bek tengah kedua terbaik pada musim lalu justru malah dipinjamkan.

Dosa Ole lainnya adalah saat melepas Ander Herrera dan Marouane Fellaini tanpa mencari penggantinya.

Jadi, apa yang sudah dilakukan Ole dengan menyebut menyingkirkan pemain tak berguna adalah hal omong kosong.

2. Tiga Pembelian Terbaru MU Adalah Yang Terbaik Adalah Omong Kosong

Referensi pihak ketiga

Musim panas lalu Ole mendatangkan 3 pemain baru, Daniel James, Aaron Wan-Bissaka dan Harry Maguire.

Akun Twitter, @TFWriter mengatakan bahwa Ole telah mendatangkan 3 rekrutan terbaik pada musim panas 2019 adalah sebuah omong kosong.

Tak bisa dipungkiri bahwa 3 pemain baru MU memang memiliki kualitas, tapi 80 juta poundsterling untuk mendatangkan Harry Maguire dianggap terlalu mahal.

Dengan dana 80 juta poundsterling, harusnya Ole bisa mendatangkan bek tengah yang jauh lebih baik, seperti Kalidou Koulibaly.

Tak hanya Maguire, MU pun dianggap telah mengeluarkan uang yang terlalu besar untuk membeli Aaron Wan-Bissaka dengan nilai 50 juta poundsterling.

Sedangkan untuk Daniel James yang dibeli dengan harga murah, yakni 15 juta poundsterling, pria asal Wales itu masih membutuhkan waktu untuk membuktikan kapasitasnya sebagai pemain yang layak mengenakan jersey United.

3. Permainan Menyerang Ole Adalah Omong Kosong

Referensi pihak ketiga

Saat masih ditangani Jose Mourinho, permainan Manchester United banyak menuai kritikan karena dianggap memainkan sepak bola negatif yang dikenal dengan istilah "parkir bus".

Tapi setelah kedatangan Ole Gunnar Solskjaer sebagai suksesor Mou, pria asal Norwegia itu sesumbar akan mengembalikan identitas klub yang dari dulu mengusung sepak bola menyerang.

Tapi menurut akun Twitter, @TFWriter, sepak bola menyerang yang diusung Ole hanyalah omong kosong belaka.

Omongan Ole seolah meyakinkan saat MU menghancurkan Chelsea 4-0 di pertandingan pembuka Premier League musim ini.

Tapi setelah laga itu, permainan MU benar-benar ampas bak tim ecek-ecek karena mereka bermain tanpa arah, tanpa struktur, tanpa rencana jelas, hampir di setiap pertandingan.

4. Membangun Ulang Tim Adalah Omong Kosong

Referensi pihak ketiga

Di awal kedatangannya ke Old Trafford, Ole pernah menyatakan bahwa ia akan membangun ulang MU sesuai dengan filosofi klub.

Pernyataan Ole itu lantas dibantah oleh akun Twitter, @TFWriter, yang mengatakan jika apa yang dikatakan Ole adalah omong kosong.

Menurutnya, suasana ruang ganti pemain tidak ada perubahan berarti karena suasananya masih buruk.

Itu jelas terlihat ketika Paul Pogba masih memiliki niat untuk hengkang dari Old Trafford.

Jesse Lingard yang gemar mengunggah video unfaedah dan David De Gea yang mengeluarkan pernyataan bahwa kondisi MU tak pernah seampas seperti sekarang ini.

@TFWriter menegaskan bahwa semua tadi adalah bukti omong kosong wacana tentang membangun ulang tim.

Jika musim ini MU bisa bersaing dengan tim-tim papan atas, maka Ole boleh mengklaim jika ia memang sedang membangun ulang timnya.

Tapi faktanya musim ini permainan MU benar-benar ampas dan justru mungkin Ole sedang menghancurkan MU, Allahu a'lam.

5. Ole Memiliki Proyek Jangka Panjang Untuk MU Adalah Omong Kosong

Referensi pihak ketiga

Ada sebuah pernyataan tentang alasan mengapa manajemen MU hingga kini belum juga berani melengserkan Ole Gunnar Solskjaer dari jabatannya.

Padahal, baru-baru ini sudah ada 2 pelatih Premier League yang menjadi pengangguran, yaitu Mauricio Pochettino dan Unai Emery.

Wakil CEO MU, Ed Woodward pernah mengatakan bahwa MU akan berusaha mempertahankan Ole karena mantan striker MU itu mempunyai proyek jangka panjang untuk timnya.

Tapi, lagi-lagi anggapan itu dibantah oleh pemilik akun @TFWriter yang menyebut bahwa proyek jangka panjang yang dicanangkan Ole hanyalah omong kosong.

Alasannya, musim ini Ole sudah menghabiskan anggaran sebesar hampir 150 juta poundsterling hanya untuk berada di papan tengah klasemen sementara Premier League.

@TFWriter pun meyakini jika Ole tak memiliki rencana masa depan untuk membangun MU.

Gimana menurut agan, apakah semuanya omong kosong? Allahu a'lam.

Sumber: Pendapat pribadi, Bola.com, Give Me Sport

This article is non-journalistic content copyrighted by the We-Media author and do not reflect the views of UC News