liputan6.com (operasi Patuh Jaya 2019 di Jakarta)

Hari ini (3/9) hingga 11 September 2019, polisi se-Indonesia menggelar Operasi Patuh Jaya. Adapun pelanggaran yang menjadi target polisi, di antaranya pengendara tak memiliki SIM, pengendara melawan arus, kendaraan bersirene dan lain sebagainya.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan merekam atau memfoto kegiatan razia ini.

Jika masyarakat tetap saja merekam atau memfoto kegiatan razia tanpa permisi, polisi akan memperkarakan dengan delik ‘tindakan tak menyenangkan’. Hal ini sebagaimana diatur di KUHP Pasal 355.

Adapun hukuman maksimum yang diterima oleh perekam atau pemfoto yakni kurungan selama setahun atau denda Rp 4,5 juta, seperti yang dilansir di beritagar.id (03/09/19).

liputan6.com (operasi Patuh Jaya 2019 di Jakarta)

Namun, masyarakat juga boleh merekam atau memfoto razia pengendara jika mendapatkan izin dari polisi (yang bertugas). Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir.

“Tetap harus izin, semuanya yang bersangkutan dengan dokumentasi baik itu positif atau negatif harus tetap izin dari petugas (polisi). Jika tidak izin akan dilaporkan karena perbuatan tidak menyenangkan tadi,” kata Nasir, seperti yang dilansir di kompas.com (03/09/19).

liputan6.com (operasi Patuh Jaya di Jakarta)

Oleh karena itu, jangan coba-coba sembarangan merekam atau memfoto polisi yang sedang melakukan razia jika tak ingin dilaporkan dengan delik ‘tindakan tak menyenangkan’.

Bagaimana menurut Anda? Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

This article is non-journalistic content copyrighted by the We-Media author and do not reflect the views of UC News